TERPILIH DAN MEMILIH SEBAGAI IBU

TERPILIH DAN MEMILIH SEBAGAI IBU

Ketika Maria menerima khabar dari malaikat Gabriel untuk mengandung Yesus, sebagai seorang perempuan yang belum bersuami Maria berada dalam kebingungan yang sangat. Kebingungan Maria tampak pada perkataanya” Bagaimana mungkin itu semua terjadi sedangkan aku belum bersuami”, merupakan ungkapan polos dari seorang perempuan sederhana yang hidup dalam sebuah norma dan tradisi yahudi yang kuat dan patuh kepada Taurat. Dalam tradisi yahudi, seorang perempuan yang mengandung diluar nikah merupakan perbuatan zinah dan dapat dihukum rajam..
Kebingugan Maria dalam menghadapi perkara ini disangat beralasan, pertama karena Dia merupakan sosok perempuan sederhana yang hidup dalam aturan tradisi yahudi yang ketat. Kedua, Maria menyadari bahwa dirinya dipilih untuk memikul tugas mulia yaitu mengandung Yesus yang merupakan Putra Allah. Maria berada pada persimpangan untuk menghormati tradisi (norma duniawi) disatu sisi dan disisi yang lain menyerahkan diri secara total untuk mengikuti kehendak Ilahi. Sebagai seorang manusia biasa tentunya ini bukan perkara mudah, dan Maria menerimanya dengan dengan segala konsekuensi karena dia menyadari bahwa dia dipilih.
“Aku ini hamba Tuhan, terjadilah padaku meurut kehendak-MU” merupakan bentuk penyerahan diri secara total kepada kehendak Allah, yang bagi sebagian orang mungkin dianggap tidak masuk akal dan gila. Maria berani mengambil resiko untuk berhadapan dengan aturan duniawi dan juga berani meninggalkan ke-manusiaanya untuk menerima tugas mulia. Maria dengan segala keteguhannya memilih untuk menerima tugas mulia yaitu menjadi Ibu Yesus. Keteguhan hati Maria dalam mengambil keputusan dan resiko yang akan hadapi merupakan bukti kekuatannya sebagai seorang perempuan.
Setiap bulan desember, ada dua momentum besar yang mengingatkan kita semua kepada sosok ibu yaitu Hari Ibu dan perayaan Natal. Ada satu sosok penting dalam dua hari besar ini yaitu IBU. Ditengah maraknya isu poligami, tentunya sosok yang satu ini menjadi pusat pembicaraan. Lepas dari semua kontroversi yang ada, sosok ibu adalah sosok yang tidak tergantikan dalam sejarah kehidupan manusia didunia. Tetapi kadang ini tidak disadari oleh kaum perempuan itu sendiri yang cenderung menganggap dirinya tidak bisa berbuat lebih seperti laki-laki. Pola pikir seperti inilah yang menyebabkan kaum perempuan seakan-akan tidak punya pilahan lain selain menjadi ibu rumah tangga. Mereka masih menganggap menjadi ibu adalah takdir. Tidak mengherankan dominasi laki-laki bahkan kekerasan terhadap perempuan dalam rumah tangga masih sering terjadi.
Maria sebagai ibu Yesus yang merupakan tokoh sentral dalam karya keselamatan Yesus didunia merupakan contoh perempuan dan sosok ibu yang tidak tunduk begitu saja terhadap dominasi laki-laki.(dalam bentuk norma/tardisi timpang yang merugikan perempuan). Maria merupakan sosok perempuan yang berani memilih bahkan mengambil resiko berbenturan dengan tradisi/norma duniawi demi keyakinanya. Sosok ibu yang satu ini, seharusnya menjadi panutan bahwa perempuan tidak seharusnya berada dibawah dominasi laki-laki, tetapi harus berani menentukan sikap dan pilihan secara sadar. Menentukan sikap bahwa menjadi perempuan dan menjadi ibu bukanlah semata-mata karena takdir tetapi lebih dari itu adalah sebuah pilihan. Maria telah menunjukan kepada kita semua, bahwa dia memilih untuk menerima tugas mulia menjadi Ibu Yesus bukan semata karena takdir tetapi karena kesadaran dan keyakian yang kuat bahwa dia bisa menjalankan amanat tersebut demi keselamatan manusia di dunia. Selamat hari Ibu, Selamat Natal, Semoga damai selalu menyertai kita. (andrewednes@yahoo.co.id)
Oleh : Yulianus Andre Yuris, PROGGRESIO Jurnalisme Kebangkitan Kaum Muda Katholik Suarabaya, Umat Paroki Santa Maria Tak Bercela (SMTB),Ngagel Surabaya Keuskupan Surabaya.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s