Berkenalan dengan Analisis isi (content analysis) *


Pengertian Analisis Isi
Analisis isi (content analysis) adalah penelitian yang bersifat pembahasan mendalam terhadap isi suatu informasi tertulis atau tercetak dalam media massa. Pelopor analisis isi adalah Harold D. Lasswell, yang memelopori teknik symbol coding, yaitu mencatat lambang atau pesan secara sistematis, kemudian diberi interpretasi.

Analisis isi dapat digunakan untuk menganalisis semua bentuk komunikasi. Baik surat kabar, berita radio, iklan televisi maupun semua bahan-bahan dokumentasi yang lain. Hampir semua disiplin ilmu sosial dapat menggunakan analisis isi sebagai teknik/metode penelitian. Holsti menunjukkan tiga bidang yang banyak mempergunakan analisis isi, yang besarnya hampir 75% dari keseluruhan studi empirik, yaitu penelitian sosioantropologis (27,7 persen), komunikasi umum (25,9%), dan ilmu politik (21,5%).

Sejalan dengan kemajuan teknologi, selain secara manual kini telah tersedia komputer untuk mempermudah proses penelitian analisis isi, yang dapat terdiri atas 2 macam, yaitu perhitungan kata-kata, dan “kamus” yang dapat ditandai yang sering disebut General Inquirer Program.
Analisis isi tidak dapat diberlakukan pada semua penelitian sosial. Analisis isi dapat dipergunakan jika memiliki syarat berikut. Continue reading Berkenalan dengan Analisis isi (content analysis) *

Spiritualitas Lokal di Zaman Global


Opini
Spiritualitas Lokal di Zaman Global
Oleh Dr. Paul Budi Kleden
Sabtu, 22 Agustus 2009 | 08:49 WITA

Seorang Ibu Manggarai mengendong AnaknyaPROMOSI makanan lokal sedang gencar dilaksanakan. Maksudnya, kita perlu memanfaatkan apa yang ada pada kita selama itu berharga dan berguna. Tujuannya bukan untuk melarang makanan dari luar, melainkan agar kita kembali menghargai bahan makanan lokal sebagai satu pilihan.

Menggali kembali kekayaan lokal dapat juga membantu memberikan orientasi kepada kita saat kita tengah sibuk mendiskusikan arah dan program pembangunan di wilayah kita, khususnya dengan pemanfaatan kekayaan perut bumi melalui kegiatan penambangan. Spiritualitas yang dihidupi para leluhur kita dapat digali dan diangkat agar kita tidak kehilangan arah di tengah berbagai alternatif pembangunan yang merupakan buah dari interaksi global kita.

Umumnya masyarakat kita memiliki konsep tentang wujud tertinggi sebagai Bapa-Ibu (parentalis) . Tuhan adalah Bapa yang di atas, di langit, sekaligus Ibu yang di bawah, di bumi. Sebagai langit Dia merupakan yang tertinggi, dan tidak ada yang lebih tinggi melampaui-Nya, dan sebagai bumi Dia merupakan yang paling rendah, dan tidak ada yang berada di luar jangkauan-Nya. Tuhan adalah yang jauh sekaligus dekat. Tuhan adalah perpaduan dua unsur yang memberikan, memelihara, menjamin dan merangkul kehidupan. Tuhan merangkul dan menaungi segala sesuatu. Continue reading Spiritualitas Lokal di Zaman Global