TIPS & TRIK Tentang Charles Ebbets yang (Nyaris) Terlupakan

Kompas, Selasa, 16 Februari 2010 | 03:31 WIB

Oleh ARBAIN RAMBEY

BETTMAN/CORBI/CHARLES EBBETS [“Lunchtime atop a Skyscraper”]

Apa syarat agar seseorang bisa disebut fotografer besar? Berapa foto terkenal harus dia hasilkan? Apa yang terjadi kalau seorang fotografer hanya punya sebuah foto terkenal, dan foto itu sempat tidak diketahui siapa pembuatnya selama 71 tahun?

Itulah yang terjadi pada foto berjudul ”Lunchtime atop a Skyscraper” karya Charles Ebbets. Dibuat pada 29 September 1932, tetapi baru pada Oktober 2003 foto ini dikenali sebagai karya Charles Ebbets setelah sempat ditiru berbagai foto lain untuk berbagai keperluan.

Perhatikanlah tiga foto di bagian kanan halaman ini. Siapa pun yang melihat ketiga foto tersebut pasti sepakat bahwa itu adalah tiruan mentah-mentah foto di sebelah kirinya. Bahkan kabel baja yang melintang di sisi kanan foto pun ikut ditiru padahal sesungguhnya kabel itu justru agak mengganggu komposisi fotonya.

Demikianlah, foto ”Lunchtime atop a Skyscraper” (LAS) memang dianggap sangat brilian sehingga berbagai perusahaan, dari perusahaan mainan sampai dengan perusahaan pakaian, telah menirunya dengan begitu saja.

Lepas dari apakah foto aslinya dibuat dengan diatur—sebab sangat tidak masuk akal kalau para pekerja yang memang sudah kehilangan rasa takut ketinggian itu makan di satu balok saja secara beramai-ramai—foto tersebut memang sangat menarik. Foto tiruannya bisa dipastikan dibuat dengan rekayasa, termasuk rekayasa digital.

Foto LAS dibuat Ebbets untuk menceritakan kegiatan pembangunan beberapa gedung pencakar langit New York yang sedang gencar-gancarnya kala itu. Ketinggian pembuatan foto tersebut adalah di lantai ke-69 gedung RCA di area Rockefeller Center. Pada tahun 1986 gedung ini berubah nama menjadi gedung General Electric.

Dan, foto itu dimuat pertama kalinya di harian New York Herald Tribune pada 2 Oktober 1939. Bersama foto itu dimuat pula foto pekerja bangunan yang tidur di sebuah balok, juga di ketinggian yang begitu menakutkan orang kebanyakan.

Entah bagaimana, akhirnya hak distribusi foto itu dimiliki perusahaan arsip foto Bettman Archive. Kenyataan bahwa pemotretnya bernama Charles Ebbets didapat setelah sebuah biro penelitian foto melakukan riset karena rasa penasaran beberapa penggemar foto akan status ”anonim” pada foto LAS asli. Dari ratusan negatif foto yang dimiliki Bettman, akhirnya ditemukan sebuah benang merah, adanya kesamaan berbagai foto pencakar langit dengan foto-foto Ebbets di kala itu.

Berbagai profesi

Charles Clyde Ebbets lahir di Gadsden, Alabama, AS, pada tahun 1905. Tidak diketahui tanggal kelahirannya, tetapi tanggal kematiannya adalah 14 Juli 1978.

Sejak kecil Ebbets memang punya minat yang besar terhadap fotografi. Kamera pertama dimilikinya pada usia delapan tahun dengan diam-diam menagihkan harga kamera itu pada tagihan belanja ibunya di sebuah toko obat setempat.

Karier fotografinya dimulai pada usia 20 tahun dengan menjadi fotografer di Florida. Namun, ternyata minatnya tidaklah terlalu fokus karena kemudian ia juga mencoba bekerja sebagai bintang film, petinju, pebalap mobil, sampai dengan pilot pesawat (ia menjadi penerbang untuk Angkatan Udara AS pada PD II). Walau begitu, memang jalan hidup utamanya sebagai fotografer, bahkan fotografer jurnalistik. Pada era tahun 1930-an dia adalah Presiden Miami Press Photographer Association. Juga, Ebbets adalah salah satu dari tiga pendiri City of Miami Publicity Bureau. Ebbets pula yang selama 17 tahun menjadi redaktur fotografi harian City of Miami.

Serial fotonya yang juga cukup menarik yang bisa dilihat di situs http://www.ebbetsphoto-graphics.com adalah petualangannya memotret suku Indian di pedalaman.

Sebenarnya kisah hidup Ebbets adalah kisah fotografer kebanyakan. Dia tidak pernah tahu foto karyanya yang mana yang akan menjadi terkenal atau disukai orang. Ebbets sendiri sangat membanggakan foto-foto Indiannya yang dibuat dengan pengembaraan berbulan-bulan, sementara foto LAS dibuat dengan sebuah keputusan editorial sesaat.

Ebbets meninggal karena kanker. Beberapa bulan setelah diketahui bahwa LAS merupakan karyanya, ia mendapatkan penghargaan di Photo East Expo di New York.

One thought on “TIPS & TRIK Tentang Charles Ebbets yang (Nyaris) Terlupakan”

  1. Adalah baik kalau kita jadi orang penting, tapi yang lebih penting adalah bagaimana agar kita menjadi orang baik.
    Nice posting sob🙂

    Thanks sudah berkunjung sobat, semoga bermanfaat. Andre Yuris

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s