Survei Peran Media Sebagai Referensi pilahan PILPRES 2014



PEMILU PRESIDEN akan dilangsungkan tanggal 9 juli 2014. Sebagian besar orang yang sudah memiliki hak pilih, sudah mulai memikirkan pilihannya. PILPRES 2014 ini seru sekaligus mudah. Seru karena begitu dinamisnya kontestasi dan menjadi mudah karena hanya 2 pilihan. Berbagai media seydah dengan berbagai cara menyampaikan berita, opini dan fakta terkait dua pasang calon. Para pemilih tinggal memanfaatkanya saja. Media apakah yang mampu menjadi refrensi pilihan?. Pilihlah media yang menurut anda menjadi sumber referensi paling dipercaya untuk pilihan anda nanti.

Sunrise dan Sunset di Bromo 2014


This slideshow requires JavaScript.

Bromo 30 Juni 2014. Berangkat dari Surabaya dengan bis Akas Patas AC (27.000) menuju terminal Bayu Angga Probolinggo. Setelah 2 jam perjalanan tiba di terminal utama kota Probolinggo. Dari informasi, transportasi ke Bromo tepatnya ke Cemoro Lawang, Desa Nagdisari bisa ditempuh dengan tiga cara: naik ojek (100.000), travel (150-200.000-by appointment), dan lebih murah meriah naik Elf (tarif normal 30.000, bila elfnya diisi penuh 15 orang, bila tidak ya biaya sekali jalan 450.000 dishare dengan penumpang lainnya dan pitar-pintarlah tawar menawar). Mobil Elf dapat ditemui di pangkalan diluar terminal, sebelah kiri dekat pasar buah. Cemoro Lawang merupakan titik tuju dan merupakan pintu masuk TN Bromo, Tengger dan Semeru.

Di Cemoro Lawang, bisa ditemui berbagai hostel, hotel dan home stay yang dikelolah warga setempat. Bila modal cukup bisa menginap di hotel seperti Yosci, Cave Lava, Cemara Indah dengan kisaran harga 250-500.000/malam. Bila mau berhemat bisa menginap di home stay seperti : Yog Home Stay ( Hartono : 081234906286), Setya Kawan Home Stay (Santoso 08123460471) dengan kisaran harga 150.000/kamar). Home stay warga cukup nyaman dilengkapi tempat tidur bersih, kamar mandi dan selimut). Dan untuk makanan sederhana di warung dekat home stay berkisar 13.000.

Untuk masuk ke wilayah taman nasional bisa dilakukan dengan beberapa cara, pertama : Jepp hartoop (rute Penanjakan 1, lautan pasir, dan kawah) dikenakan biaya 90.000/orang). Kedua : Ojek, rute penanjakan 1/2, lautan pasir, kawah dikenanakan biaya 100.000. Ketiga ; Kuda, rute penginapan, lautan pasir, kawah pergi pulang 100.000). Ke empat : Jalan kaki, sekalian olahraga: rute penginapan, Pananjakan 2 (spoot favorit para fotografer). Untuk karcis masuk : Wisatawan Nusantara : Hari kerja 27.500, hari libur : 32.500, kendaraan roda 4 : 10.000, Roda 2 : 5.000 (sekali masuk). Sedangkan wisatawan mancanegara: hari biasa :217.000, hari libur : 317.000. Tiket masuk kawasan memang mahal, namun banyak cara menikmati Bromo, dengan keindahannya yang spektakular. Bisa berjalan-jalan melintasi kebun menuju lautan pasir dan kawah, atau jalur kuda/jalur pintas ke kawah. Ayo ke Bromo. (teks n foto : Andre Yuris)