#NERAROUND : PANTAI WEDHI IRENG & GUBIT MAS BLITAR


This slideshow requires JavaScript.


Pantai pasir putih sudah biasa, saatnya menyapa eksotika pantai berpasir hitam. Bila anda mau menikmati pantai berpasir hitam yang bersih dan natural lengkap dengan air tawar, Blitar lah tempatnya. Tepatnya di desa Ringenrejo, kecamatan Wates, berjarak sekitar 45 km dari kota Blitar. Atau bila dari arah Malang sekitar 2 jam melewati bendungan Karangkates, sampai di desa Mojorejo terus ke arah Jolosutro.
Capture
Blitar memang dikenal memiliki beberapa pantai pasir hitam dengan karakteristik yang spesifik. Dimulai dari ujung barat ada Pantai Pasur, kemudian Pantai Jebring dengan eksotika tebing dan batu payungnya, lalu grup Pantai Serang yang membentuk teluk serang, dan Pantai Karang Nritep beserta Pantai Jolosutro yang berada di ujung timur Blitar. Ternyata selain pantai-pantai tersebut, Blitar masih menyimpan pantai berpasir hitam lain, yakni Pantai Wedi Ireng dan yang tidak kalah eksotik pantai Gubit Mas.

Berkunjung ke pantai Gubit Mas, butuh perjuangan sedikit dengan traking. Namun pasti terbayarkan dengan pemandangan dan suasana yang cantik. Tracking dimulai dari pantai Wedhi Ireng, masuk hutan Jolosutro. Rutenya cukup nanjak, masuk hutan primer. Sepanjang hutan ditemui pohon aren (bangsa palem), rotan dan pohon besar lainya. Keuntungan besar traking dan camping di wilayah ini adalah tersedianya air tawar dari sungai yang cukup bersih. Bila beruntung di kawasan muara bisa ditemui ular sanca dengan motif batik yang eksotis. (Andre Yuris/NERAROUND/27/3/15)

Bila mau berkunjung  hubungi kami : NERAAROUND | EMAIL : andreyuris@gmail.com | Kami meyediakan fasilitas traveling (mobil, tenda, peralatan masak-termasuk antar jemput dari wilayah Surabaya) dan guide yang terpercaya untuk kenyamanan kunjungan anda.

Advertisements

Pidato Wisudawan Terbaik, Memukau tetapi Sekaligus “Menakutkan”


Catatanku

Setiap acara wisuda di kampus ITB selalu ada pidato sambutan dari salah seorang wisudawan. Biasanya yang terpilih memberikan pidato sambutan adalah pribadi yang unik, tetapi tidak selalu yang mempunyai IPK terbaik. Sepanjang yang saya pernah ikuti, isi pidatonya kebanyakan tidak terlalu istimewa, paling-paling isinya kenangan memorabilia selama menimba ilmu di kampus ITB, kehidupan mahasiswa selama kuliah, pesan-pesan, dan ucapan terima kasih kepada dosen dan teman-teman civitas academica.

Namun, yang saya tulis dalam posting-an ini bukan pidato wisudawan ITB, tetapi wisudawan SMA di Amerika. Beberapa hari yang lalu saya menerima kiriman surel dari teman di milis dosen yang isinya cuplikan pidato Erica Goldson (siswi SMA) pada acara wisuda di Coxsackie-Athens High School, New York, tahun 2010. Erica Goldson adalah wisudawan yang lulus dengan nilai terbaik pada tahun itu. Isi pidatonya sangat menarik dan menurut saya sangat memukau. Namun, setelah saya membacanya, ada rasa keprihatinan yang muncul (nanti saya jelaskan).Cuplikan…

View original post 2,517 more words