Category Archives: GRAPHIC DESIGN

#NERAACADEMIA , WORKSHOP MARATHON 2015, SESSION 1*


NERAACADEMIA telah melakukan kajian terhadap anggota dan simpatisan komunitas selama tahun 2014 . Kajian dilakukan dengan FGD (Focus Group Discusion), diskusi tematik, sharing dan analisis notulensi kegiatan. Kajian difokuskan pada hal-hal yang dianggap mempengaruhi anggota komunitas dalam upayanya meningkatkan kualitas hidup. Kualitas hidup adalah presepsi seseorang terhadap keadaan sesuai konteks budaya dan sistem nilai yang dianutnya, termasuk tujuan hidup, harapan dan niatnya.
Kualitas hidup menurut Jennifer J. Clinch, Deborah Dudgeeon dan Harvey Schipper (1999) antara lain terdiri dari: gejala fisik, kemampuan fungsional (aktivitas), kesejahteraan keluarga, spiritual, fungsi sosial, kepuasan terhadap pelayanan (termasuk masalah keuangan), orientasi masa depan, kehidupan seksual, fungsi dalam bekerja. Dari sembilan hal ini hasil analisa menujukan bahwa peringkat perhatian berdasarkan urutan adalah 1. Kemampuan fungsional, 2.Kesejahteraan keluarga, 3. Orientasi masa depan, 4. Fungsi sosial.
Hasil analisis menujukan dua subyek yang berpengaruh adalah 1. Kecakapan mengelolah keuangan pribadi dan bisnis, 2. Kecakapan memanfaatkan media teknologi informasi dan komunikasi untuk mendukung aktivitas pekerjaan, bisnis dan kegiatan sosial. Dua hal yang kemudian kami sarikan menjadi dua kemampuan yaitu : Financial Literacy /Kecakapan Keuangan dan Media Literacy/ Kecakapan ber-Media. Dua LITERACY/KECAKAPAN inilah yang akan menjadi perhatian kami agar anggota komunitas saling mendorong dan menolong dirinya untuk meningkatkan kualitas hidup.
IDE DASAR : KECAKAPAN
Literasi/literacy dalam pengertian umum adalah KECAKAPAN memahami, menganalisia dan mendekonstruksi subyek atau obyek tertentu. Kecakapan ini ditujukan agar seseorang atau komunitas sebagai pembuat dan pemakai/konsumen menjadi sadar (melek) tentang cara obyek atau subyek tersebut dikonstruksi (dibuat) dan diakses untuk tujuan yang baik. Literasi /kecakapan dalam prakteknya menyangkut tiga kemampuan dasar yaitu see, judge and act (melihat, menganalisa dan melakukan).
Financial Literacy/Kecakapan keuangan merupakan kemampuan untuk memanhami uang bekerja bagai mana seseorang mendapatkanya, mengelolahnya, dan mengambil keputusan berkaitan dengan uang. Singkatnya kecakapan keuangan adalah seperangkat keterampilan dan pengetahuan yang memampukan seseorang membuat keputusan yang efektif dengan sumber daya keuangan yang dimiliki untuk memperbaiki kualitas hidup.
Media Literacy/ Kecakapan ber-media adalah kemampuan untuk memahami, menganalisis, dan mendekonstruksi pesan media. Literasi media ditujukan agar pemirsa/pembaca sebagai konsumen media (termasuk anak-anak) menjadi sadar (melek) tentang cara media ikonstruksi (dibuat) dan diakses. Sama seperti literasi yang merupakan kemampuan untuk membaca dan menulis, literasi media mengacu kepada kemampuan mengakses, menganalisis, mengevaluasi serta menciptakan semua jenis pesan media.

Dalam kenyataannya dua literasi tersebut diatas menjadi kebutuhan bagi setiap orang. Gerak perubahan ekonomi dan teknologi menuntut kita beradaptasi. Salah satu parameter keberhasilan adaptasi adalah ketika seseorang atau komunitas melek/cakap berhadapan dengan subyek atau obyek kehidupan. Sebagai sebuah kemampuan/skill, kecakapan terhadap media dan keuangan dapat dipelajari atau dilatih.

*Andre Yuris -Founder NERAACADEMIA Surabaya

TENTANG PENCAHAYAAN DALAM FOTOGRAFI


SUMBER CAHAYA

Bagaimana kita bisa memanfaatkan adanya alat penerang yang akan digunakan untuk membantu timbulnya imaji pada bagian sistem perekam di kamera.Pencahayaan ini akan menentukan kualitas dari gambar dengan perhitungan dalam bentuk intensitas, atau kekuatan cahaya itu sendiri.

KUALITAS PENCAHAYAAN

Dipengaruhi oleh beberapa hal:

  • Keras lemahnya cahaya, sehingga berpengaruh terhadap bayangan
  • Sudut dari cahaya
  • Warna cahaya

TEMPERATUR WARNA (Color temperature)

  • Tungsten 3600°K warna yang ditimbulkan kencenderung kekuningan (YELLOWISH)
  • Flourencent 4200°K warna yang ditimbulkan kecenderung kehijauan (GREENISH)
  • Daylight 5600°K warna yang ditimbulkan kecendrung kebiruan (BLUISH)

Sehingga untuk mendapati warna yang tepat kita butuh konversi antara sumber cahaya dengan jenis bahan baku hal ini bisa dilakukan dengan menggunakan FILTER CONVERTION atau dalam tehnik kamera dipergunakan WHITE BALANCE.

ASPEK-ASPEK UNTUK MENDAPATKAN PERHITUNGAN WARNA YANG BAIK

  • HUE adalah predominasi dari sensasionalitas warna : antara warna merah, warna hijau, warna biru. Warna yang normal diharapkan netral atau achromatic.
  • SATURATION adalah kestabilan warna dari nilai pudar sehingga warna menjadi murni atau tepat dan tidak pudar. Atau biasa disebut chroma, intensity atau purity.
  • BRIGHTNESS adalah bentuk secara luas dari kuantitas cahaya yang diterima subjek.

MACAM-MACAM SUMBER CAHAYA Continue reading TENTANG PENCAHAYAAN DALAM FOTOGRAFI